Jejak Sejarah dalam Mitologi, Legenda, Folklor, Upacara dan Lagu di Berbagai Daerah di Indonesia

Jejak Sejarah dalam Mitologi, Legenda, Folklor, Upacara dan Lagu di Berbagai Daerah di Indonesia


Di samping benda-benda material, peninggalan masa prasejarah pun dapat berupa non-material. Peninggalan budaya yang bersifat nonmateri ini misalnya pandangan dunia atau falsafah hidup, nilai atau norma (value), dan cita-cita hidup. Benda-benda material merupakan cerminan nyata dari pandangan dunia, cita-cita, nilai, serta falsafah ini. 


Melihat benda-benda peninggalan yang material tak lain adalah upaya untuk merasakan cara pandang mereka terhadap lingkungan sekitar, orang lain, dan diri sendiri. Dalam memelihara dan mewariskan tradisi kebudayaannya, selain menggunakan benda-benda kebudayaan, masyarakat praaksara di Nusantara menggunakan cara lisan. Proses pelanggengan kebudayan dengan cara lisan ini, salah satunya, melalui tradisi dongeng. 


Dongeng ini dapat disampaikan melalui jalur keluarga atau jalur sosial yang lebih luas, yakni masyarakat. Melalui dong- eng inilah para peneliti dapat melacak jejak-jejak sejarah. Selain melalui dongeng, jejak-jejak sejarah ini dapat kita temukan pada upacara ritual, lagu-lagu daerah, permainan wayang, dan lain sebagainya. Di bawah ini adalah beberapa jejak sejarah di Indonesia masa Pra-aksara;

1. Dongeng

2. Legenda

3. Folklor

4. Mitos

5. Upacara-Upacara Adat

6. Nyanyian Rakyat